Di Balik Riuh Kota, Asimetri Kopi Jadi Tempat Banyak Orang Menyembuhkan Diri Diam-Diam
Hujan turun pelan di Bogor sore itu, membasahi trotoar dan membuat aroma tanah basah bercampur dengan udara lembab. Aruna berdiri di depan sebuah coffee shop yang dari luar tampak sederhana, tapi hangat—lampu kuning temaram memantul dari balik kaca besar, kursi kayu tertata rapi,