Saat Kafe Penuh, Taman Siliwangi Tawarkan Ngabuburit Gratis dan Ramah Anak

Sore itu langit di atas Kabupaten Bogor berwarna keemasan. Di sudut taman, sekelompok remaja duduk melingkar di atas bangku beton, berbagi cerita sambil sesekali tertawa. Tak jauh dari mereka, seorang ayah mengawasi anaknya yang sibuk memanjat gundukan permainan warna-warni. Tidak ada pendingin ruangan,

Taman Siliwangi, Spot Ngabuburit Gratis di Kabupaten Bogor yang Ramah Anak dan Teduh

Angin sore berembus pelan di antara daun-daun besar yang menaungi bangku taman. Rani menggelar tikar tipis di atas rumput, sementara dua anaknya sudah berlari kecil menuju area bermain. Matahari belum sepenuhnya turun, tapi langit di atas Kabupaten Bogor mulai berubah warna jingga lembut

Senja Ramadan di Bogor: 5 Spot Ngabuburit Favorit dari Taman Sempur hingga Pakansari

Langit di atas Taman Sempur mulai berubah warna ketika Raka menggelar tikar tipis di atas rumput. Angin sore membawa aroma gorengan dari seberang jalan. Di kejauhan, anak-anak berlarian mengejar bola, sementara sepasang ibu sibuk membuka kotak takjil yang baru dibeli. “Masih setengah jam

Wisata Imlek di Bogor Hari Ini: Pecinan Suryakencana hingga Cafe Estetik Ramai Pengunjung

Warna merah menggantung di atas kepala pejalan kaki. Lampion berderet mengikuti garis jalan Suryakencana, sementara aroma makanan hangat mengepul dari dapur-dapur tua yang tak pernah benar-benar sepi. Sejak pagi, langkah kaki terdengar lebih rapat dari biasanya. Imlek di Bogor hari ini bukan hanya

Imlek di Bogor Hari Ini, Klenteng Hok Tek Bio Ramai dan Pecinan Suryakencana Diserbu Wisatawan

Asap dupa mengepul pelan di udara pagi yang masih lembap. Di halaman Klenteng Hok Tek Bio, suara langkah terdengar bersahut-sahutan. Seorang pria paruh baya menangkupkan tangan di dada, menunduk perlahan sebelum menancapkan tiga batang hio ke altar. Hari ini, suasana Imlek di Bogor

5 Wisata di Bogor yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Panjang Imlek! No 5 Wajib Kamu Kunjungi

Pagi itu, jalanan menuju Puncak sudah mulai padat sejak matahari belum sepenuhnya naik. Mobil keluarga berpelat luar kota antre perlahan, jendela terbuka, anak-anak berseru tak sabar. Libur panjang Imlek memang selalu membawa suasana berbeda. Ada yang memanfaatkannya untuk berkumpul, ada yang menjadikannya momen

Kebun Raya Bogor Bukan Sekadar Taman: Dari Warisan Sejarah hingga Laboratorium Alam

Di bawah rindang pohon besar yang usianya jauh melampaui umur manusia, seorang anak bertanya pelan pada ayahnya, “Pohon ini sudah ada sejak kapan?” Sang ayah terdiam sejenak. Ia membaca papan kecil di dekat batang pohon, lalu menjawab, “Lebih tua dari kakek buyut kita.”

Bukan Sekadar Taman, Kebun Raya Bogor Adalah Ruang Diam di Tengah Kota

Pukul sembilan pagi di Bogor, klakson mulai terdengar bersahut-sahutan. Jalanan di sekitar pusat kota padat. Motor saling menyalip, mobil merayap pelan. Di trotoar, orang-orang berjalan cepat, seolah waktu selalu kurang. Beberapa meter dari keramaian itu, suasananya berubah drastis. Begitu melewati gerbang Kebun Raya

7 Spot Foto Ikonik Kebun Raya Bogor yang Selalu Bikin Orang Ingin Kembali

Pagi itu, seorang perempuan berhenti tepat di tengah jalan setapak. Ia tidak berpose. Tidak juga tersenyum lebar. Kamera ponselnya hanya diarahkan ke depan ke deretan pohon tinggi yang membentuk lorong alami. Cahaya matahari jatuh pelan di antara dedaunan. Klik. Satu foto diambil, lalu

Masuk Kebun Raya Bogor Berapa Biayanya? Ini Harga Tiket, Jam Buka, dan Aksesnya

Pagi di Bogor selalu datang dengan udara yang berbeda. Sedikit basah, sedikit dingin, dan sering kali dibungkus kabut tipis. Di depan gerbang Kebun Raya Bogor, antrean kecil mulai terbentuk. Ada pasangan muda membawa kamera, keluarga dengan anak-anak, hingga orang-orang yang datang sendirian sekadar