16 January 2026
Wisata

Sehari Tenang di Dairyland Cimory, Tempat LDR Menjadi Lebih Dekat

Sehari Tenang di Dairyland Cimory, Tempat LDR Menjadi Lebih Dekat

Raka menunggu di depan gerbang dairyland cimory sambil sesekali mengecek jam. Tangannya dingin meski matahari Bogor sudah mulai naik. Sudah empat bulan ia tidak bertemu langsung dengan Dira pasangannya yang tinggal di Surabaya. Keduanya sama-sama sibuk bekerja, dan LDR membuat jarak kadang terasa lebih jauh dari yang sebenarnya.

Ketika akhirnya Dira muncul dari belakang rombongan pengunjung, rambutnya sedikit berantakan terkena angin, tetapi senyumnya tetap sama seperti terakhir Raka ingat. Raka menelan ludah. “Hai…” sapanya.

Dira tertawa kecil. “Kamu kelihatan gugup.”

“Ya, sudah lama nggak ketemu,” jawab Raka jujur.

Mereka pun melangkah masuk ke dalam, berharap hari itu bisa menjadi ruang untuk menyambungkan hati yang sempat terputus oleh jarak.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Kafe, Asimetri Kopi Menjadi Ruang Aman bagi Kreator dan Jiwa-Jiwa Sunyi

Memulai Hari dengan Udara Tenang

Begitu masuk ke area cimory dairyland bogor, mereka disambut aroma rumput basah dan bangunan rumah peternakan putih bergaya Eropa. Suasana itu membuat dunia luar seakan mereda. Tidak ada bising kota, tidak ada tekanan pekerjaan. Hanya ruang hijau yang terasa menenangkan.

Dira menggandeng tangan Raka pelan. “Aku suka tempatnya. Tenang… dan rasanya kayak dunia lain.”

Raka mengangguk. Ia merasa waktu tidak berlari di sini; justru melambat, memberi kesempatan untuk mengamati satu sama lain tanpa terburu-buru.

Menjelajahi Wahana dan Menghapus Canggung

Mereka menuju area wahana cimory puncak terbaru. Meski awalnya sedikit kaku karena lama tidak bertemu, interaksi dengan hewan-hewan kecil membuat suasana mencair.

Ketika memberi makan domba, seekor domba kecil berebut makanan di tangan Raka, membuat Dira tertawa keras. Suara tawa itu membuat Raka merasa seperti menemukan kembali sesuatu yang hilang.

“Kamu masih suka domba ya?” tanya Raka.

Dira mengangguk. “Iya. Tapi aku kangen kamu lebih dari domba.”

Raka memalingkan wajah, menahan senyum. “Alhamdulillah…”

Mereka berpindah ke rumah kelinci. Dira jongkok, memegang kelinci yang bulunya lembut. “Kayaknya selama ini aku terlalu fokus kerja,” katanya pelan.

“Kita sama,” jawab Raka. “Makanya aku pengin kita datang ke tempat yang santai kayak gini.”

Dan tiba-tiba jarak tidak terasa sejauh empat bulan.

Tentang Tiket dan Nilai Waktu Bersama

Saat beristirahat di café, mereka membahas soal harga tiket dairyland yang ternyata banyak dibicarakan orang di internet. Dira membuka ponselnya dan berkata, “Murah ya ternyata untuk tempat seluas ini.”

Raka mengangguk. “Yang mahal itu waktu kita. Makanya hari ini jangan disia-siakan.”

Dira menatap Raka cukup lama. Matanya terlihat lembut, dengan rasa rindu yang sudah lama menumpuk. “Iya. Kayaknya ini hari paling tenang aku tahun ini.”

Keduanya menghabiskan waktu di café sambil menikmati yogurt dan sosis Cimory. Tidak ada pembahasan berat. Tidak ada drama LDR. Hanya dua orang yang menikmati keberadaan masing-masing.

Danau dan Percakapan yang Sudah Lama Tertahan

Menjelang siang, mereka berjalan ke danau kecil. Airnya memantulkan langit, dan angin bergerak pelan di permukaan.

Mereka duduk di bangku kayu. Dira menatap danau beberapa saat sebelum berkata, “Kadang aku takut hubungan kita nggak kuat.”

Raka menarik napas. “Aku juga takut. Tapi aku belajar satu hal… Jarak nggak akan memisahkan kalau kita sama-sama mau melangkah.”

Dira menoleh, menepuk tangan Raka. “Terima kasih sudah ngajak ke sini.”

Bagi banyak orang, Dairyland adalah wisata keluarga Bogor, tapi bagi mereka hari itu, tempat ini adalah ruang aman untuk bicara tanpa rasa terintimidasi oleh waktu.

Hal-Hal Kecil yang Menyatukan Mereka Lagi

1. Suasana lembut yang membuat hati rileks

Tempat yang ideal untuk percakapan jujur dan pelan.

2. Hewan-hewan jinak yang mencairkan kekakuan

Tawa sederhana bisa menghapus jarak emosional.

3. Area hijau yang membuat mereka merasa “hadir”

Tidak ada gangguan gadget, tidak ada tekanan.

4. Danau tenang untuk momen yang lebih intim

Ruang yang baik untuk bicara dari hati ke hati.

Baca Juga: Kenapa Enchanting Valley Safari Puncak Jadi Tempat yang Bikin Banyak Keluarga Pulang dengan Cerita?

Pulang dengan Hati Lebih Dekat

Saat keluar dari Dairyland Cimory, Dira menggenggam tangan Raka lebih erat dari sebelumnya.

“Aku senang kita ke sini,” katanya.

Raka tersenyum. “Aku juga. Rasanya kita mulai dari awal lagi.”

Mereka berjalan menuju parkiran dengan langkah yang tidak secepat tadi. Tidak ada lagi kecanggungan, tidak ada lagi tanya-tanya di kepala. Hari itu, mereka menemukan kembali ritme hubungan mereka pelan, jujur, dan penuh rasa.

Dairyland Cimory bukan sekadar tempat wisata. Ia menjadi saksi kecil bahwa jarak bisa diredakan, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan waktu yang dihabiskan bersama.

About Author

Dea

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *