Liburan Nataru di Puncak Tanpa Agenda Padat, Tapi Justru Lebih Berarti

Pagi di Puncak selalu datang tanpa terburu-buru. Kabut turun perlahan, menutup pucuk pohon teh seperti tirai tipis. Di teras sebuah penginapan kecil, secangkir kopi dibiarkan mendingin. Tidak ada alarm. Tidak ada jadwal keluar rumah. Hanya suara burung dan langkah kaki yang sengaja diperlambat.

Liburan Nataru di Puncak Tanpa Boros Cara Realistis yang Banyak Orang Lewatkan

Sore itu, di teras sebuah villa kecil, seorang ayah menghitung pengeluaran di ponselnya. Belum termasuk bensin pulang. Belum termasuk belanja camilan. Ia menghela napas, lalu tertawa kecil. “Liburan kok rasanya kayak habis hajatan,” katanya. Cerita seperti ini sering muncul setiap akhir tahun. Liburan