Bukan Sekadar Viral: Rahasia Dapur Kuliner Cibinong yang Tetap Dicari
Asap tipis mengepul dari dapur sempit di balik warung itu. Jam masih menunjukkan pukul sembilan pagi, tapi wajan sudah panas. Minyak belum mendidih sempurna, namun tangan Pak Asep bergerak pelan, hampir otomatis. Ia mencicipi kuah dengan sendok kecil, lalu mengernyit. “Kurang dikit,” gumamnya,