Bangkitnya Kuliner Rumahan Bogor! Dari Dapur Sederhana ke Tren Baru Kota Hujan

Pagi baru saja naik ketika aroma tumisan tipis menyelinap dari sebuah rumah kecil di Bogor Utara. Dari jendela yang terbuka sedikit, terlihat seorang ibu muda tengah mengaduk nasi uduk dalam panci besar, mengenakan apron bunga yang warnanya mulai pudar. Di meja makan, beberapa

Jejak Rasa dari Kota Hujan! Menyusuri Kuliner Bogor yang Tumbuh dari Lorong-Lorong Kecil

Gerimis selalu punya cara sendiri membuat Bogor terasa seperti kota yang bergerak lebih pelan. Di bawah payung-payung kecil, orang-orang berjalan sambil menunduk, enggan kehilangan momen ketika aroma makanan dari sudut-sudut jalan menyelinap bersama udara lembap sore itu. Di sebuah gang dekat Suryakencana, asap

Kuliner Legendaris Bogor yang Tak Lekang Waktu! Dari Soto Kuning hingga Asinan

Udara sejuk dan suasana klasik Kota Hujan selalu berhasil memancing selera. Di antara banyaknya tempat makan modern yang bermunculan, kuliner legendaris Bogor tetap punya tempat tersendiri di hati para pencinta rasa. Setiap suapan seperti membawa kita ke masa lalu—hangat, sederhana, dan penuh nostalgia.