Awalnya Diremehkan, Kini Tiap Akhir Pekan Penuh: Restoran Bogor yang Bangkit di 2026
Malam itu hujan turun deras. Di dalam restoran yang setengah gelap, hanya ada dua meja terisi. Selebihnya kosong. Kursi-kursi tersusun rapi, tapi tak ada suara piring beradu, tak ada tawa pengunjung. Pemiliknya duduk di dekat kasir, menghitung ulang angka yang sama berulang kali.