Humaira Coffee Cafe Viral di Puncak dan Perubahan Tubuh Orang Kota yang Tidak Disadari

Begitu duduk, bahu itu turun. Tidak langsung, tapi pelan. Napas yang tadinya pendek mulai memanjang. Pandangan yang semula bergerak cepat, berhenti pada satu titik: kabut yang menggantung di antara pepohonan. Banyak pengunjung Humaira Coffee Cafe tidak sadar kapan perubahan itu terjadi. Mereka hanya

Ketika Pertemanan Lama Butuh Ruang Tenang, Humaira Coffee Jadi Titik Temu

Dito menepikan mobilnya di depan bangunan kayu kecil dengan tulisan Humaira Coffee Bogor Puncak. Ia memandang keluar jendela, memastikan tempatnya benar. Sudah bertahun-tahun ia tidak bertemu Akbar teman SMA yang dulu selalu menemaninya melakukan hal-hal gila, mulai dari tawuran kecil-kecilan ala remaja sampai

Ketika Dua Hati Butuh Istirahat, Humaira Coffe Menjadi Tempat yang Tepat

Mira menarik napas panjang saat mobil mereka berhenti di pinggir jalan Puncak. Udara Bogor yang sejuk masuk melalui jendela, membawa aroma tanah lembap yang hanya muncul setelah gerimis tipis. Di sampingnya, Raka mengusap wajahnya, lelah oleh tumpukan pekerjaan yang seolah tidak pernah berhenti.