Humaira Coffee Cafe: Ruang Netral di Puncak untuk Orang yang Lelah Menjadi Apa-Apa
Ia datang sendirian. Tidak membawa laptop, tidak membuka ponsel. Jaketnya masih terpakai, meski kopi sudah tersaji. Ia duduk menghadap kabut, punggung sedikit condong ke depan, seperti orang yang baru saja melepaskan beban panjang. Tidak ada yang bertanya ia siapa. Tidak ada yang peduli