Perempuan, Kota Baru, dan Dapur yang Menemukan Jalannya Sendiri.
Ketika Shahnaz pertama kali menginjakkan kaki di Bogor, ia datang tanpa rencana besar. Kota itu terasa asing, suasananya lembap, langitnya sering kelabu. Tidak ada aroma bawang tumis seperti di rumahnya di Pontianak, tidak ada suara wajan di pagi hari, tidak ada riuh dapur