Harga-Harga di Bogor Saat Tahun Baru: Dari Seporsi Soto hingga Tarif Hotel yang Melonjak

Jam masih menunjukkan pukul empat sore ketika Jalan Pajajaran mulai padat. Klakson saling bersahutan, lampu rem menyala berderet, dan aroma jagung bakar bercampur hujan tipis yang turun tanpa permisi. Di depan sebuah warung soto kuning legendaris, antrean sudah mengular. Seorang bapak setengah baya

Tahun Baru Berdua di Bogor Tanpa Rencana Besar, Pulang Lebih Awal Justru Terasa Romantis

Mereka tidak memesan apa pun jauh-jauh hari. Tidak ada tiket acara. Tidak ada reservasi restoran dengan jam ketat. Bahkan pakaian yang dikenakan pun terasa biasa saja. Sore itu, Bogor diguyur hujan ringan. Jalanan mulai padat, tapi tidak panik. Di dalam mobil, percakapan mengalir

Tahun Baru Romantis di Bogor, Saat Dua Orang Cukup dan Keramaian Tak Dibutuhkan

Hujan turun pelan sejak sore, menempel di kaca jendela kafe kecil di pinggir kota Bogor. Lampu-lampu mulai menyala satu per satu, memantul di aspal basah. Di sudut ruangan, dua cangkir kopi mengepul perlahan. Tidak ada terompet. Tidak ada hitung mundur yang disiapkan. Hanya

Tahun Baru di Bogor untuk Keluarga! Aman, Tidak Ribet, dan Tetap Berkesan

Menjelang magrib di hari terakhir tahun, Nisa sudah menata meja makan lebih awal dari biasanya. Piring-piring disusun rapi, meski tak ada menu istimewa. Di ruang tengah, anak bungsunya meniup terompet plastik pelan-pelan, sementara yang sulung bertanya apakah malam ini boleh tidur lewat jam

Ini Dia Merayakan Tahun Baru Bersama Anak di Bogor, Tanpa Macet dan Tanpa Drama

Menjelang magrib, Nisa mulai menata meja makan lebih awal dari biasanya. Anak bungsunya mondar-mandir sambil memegang terompet plastik, sementara yang sulung sibuk bertanya apakah malam ini boleh tidur larut. Di luar rumah, suara kendaraan masih terdengar, tapi tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya. “Kita di

Mencari Tempat Menginap di Bogor–Puncak Saat Tahun Baru, Antara Harga Naik dan Realita Lapangan

Telepon itu berdering lebih lama dari biasanya. Rani menatap layar ponselnya sambil menarik napas. Di ujung sana, pemilik vila terdengar ragu sebelum akhirnya menyebutkan harga. Angkanya jauh di atas perkiraan, bahkan hampir dua kali lipat dari tarif normal. “Ini sudah harga akhir, Mbak.

Saat Terompet Tak Lagi Penting: Cara Warga Bogor Menyambut Tahun Baru dengan Sunyi

Di sebuah rumah sederhana di pinggiran Bogor, televisi dimatikan lebih awal dari biasanya. Jam dinding berdetak jelas, terdengar di sela hujan yang turun pelan. Tidak ada terompet. Tidak ada hitung mundur. Hanya secangkir teh hangat dan lampu teras yang sengaja dibiarkan menyala. Sari

Salah Jam Berangkat, Salah Nasib! Pola Macet Tahun Baru Bogor–Puncak yang Terus Berulang

Mobil Aldi berhenti total di tanjakan sebelum Gadog. Jam di dashboard menunjukkan pukul 17.42. Matahari masih terlihat, tapi harapan untuk sampai sebelum malam mulai memudar. Sudah hampir satu jam, mobilnya tak bergerak lebih dari beberapa meter. “Harusnya berangkat pagi,” gumamnya, kalimat yang kemudian

Alternatif Tahun Baru di Bogor Selain Puncak! 7 Pilihan yang Lebih Tenang dan Manusiawi

Menjelang sore di tanggal terakhir tahun, layar ponsel Dita dipenuhi pesan yang sama. Grup keluarga, teman kantor, hingga tetangga membicarakan satu topik: Puncak. Ada yang sudah berangkat sejak siang, ada yang masih ragu, ada pula yang mengirim foto antrean panjang kendaraan di Tol

Menuju Puncak di Malam Tahun Baru! Antara Impian Kabur dan Antrean Panjang Kendaraan

Mesin mobil menyala sejak siang, padahal matahari belum benar-benar condong ke barat. Di dalam kendaraan, koper kecil sudah terisi pakaian hangat, camilan, dan harapan sederhana: udara sejuk, pemandangan hijau, dan pergantian tahun yang terasa berbeda. Tujuan mereka sama seperti ribuan orang lain Puncak.