16 January 2026
Cafe

Tempat Paling Fotogenik di Sentul? Banyak Mata Kamera Mengarah ke Pancar Garden

Tempat Paling Fotogenik di Sentul? Banyak Mata Kamera Mengarah ke Pancar Garden

Pagi itu, Maya tiba di kawasan hutan pinus Sentul saat kabut masih turun pelan. Udara dingin menikam lembut kulit, dan cahaya matahari yang baru muncul terasa seperti sapuan kuas tipis di atas pohon-pohon tinggi. Ia datang bukan untuk bekerja atau bertemu siapa pun hanya ingin mengejar cahaya dan menangkap cerita visual yang sering ia lewatkan di tengah hiruk pikuk kota.

Temannya pernah bilang, “Kalau mau foto bagus tanpa repot, coba ke cafe pancar garden sentul. Cahaya di sana ramah kamera.”
Dan pagi itu, Maya akhirnya membuktikannya sendiri.

Begitu masuk, Maya terpaku pada permainan cahaya di dalam ruangan. Atap kaca kafe itu membiarkan sinar matahari jatuh lembut, bukan menghantam. Bayangan tidak terlalu keras, sementara pantulan di meja kayu tampak halus seperti filter alami.

Langkahnya terasa ringan saat ia menyusuri sudut-sudut kafe. Tidak ada hiasan yang berlebihan, tetapi setiap titik seperti menawarkan frame estetik: dinding kayu, jendela besar yang menghadap pinus, dan kursi-kursi minimalis yang tampak hangat di kamera.

Bahkan tanpa sentuhan teknis, foto-foto Maya terasa hidup. Ada kedalaman. Ada ketenangan. Ada cerita yang tidak perlu dijelaskan panjang.

Tempat seperti ini jarang ditemui, terutama di daerah yang dekat dari Jakarta.

Baca Juga: Maraca Books & Coffee Bogor! Tempat Sempurna untuk Ngopi, Baca, dan Bekerja

Harga Menu yang Masuk Akal untuk Duduk Lama Sambil Foto

Setelah puas mengambil beberapa jepretan, Maya memesan minuman. Ia sempat khawatir tempat seindah ini akan memiliki harga yang “tidak bersahabat,” tapi ternyata harga menu Pancar Garden cukup wajar.

Tidak mahal, tidak juga terlalu murah pas untuk pengunjung yang ingin:

  • duduk lama
  • menunggu momen cahaya tertentu
  • memotret banyak sudut tanpa merasa terburu-buru

Latte yang ia pesan datang dalam gelas sederhana, namun fotogenik. Foam latte-nya memanjang sedikit ke pinggir, membuat Maya tersenyum. Bahkan kopi di sini seolah ingin terlihat cantik.

Baca Juga: Makan Ramai-Ramai Hemat di Kampung Kecil Vivo Mall Sentul, Ini Daftar Menu yang Wajib Dipesan

Lokasi Pancar Garden

Salah satu alasan tempat ini sering dikunjungi fotografer amatir maupun profesional adalah lokasi Pancar Garden yang tidak jauh dari pintu tol Sentul. Perjalanan dari Jakarta hanya sekitar 45–60 menit, tergantung kondisi jalan.

Namun begitu memasuki kawasan hutan pinus, suasananya seketika berubah:

  • udara lebih sejuk
  • warna hijau lebih pekat
  • suara mesin menghilang

Maya merasa seperti berpindah pulau, padahal jaraknya tidak jauh. Pohon-pohon tinggi membentuk pola vertikal alami yang memberi efek estetis di foto. Jalan setapak dan tanah lembap menambah mood alam yang genuine.

Tak heran banyak pengunjung memanfaatkan tempat ini untuk foto prewedding, konten media sosial, atau sekadar menyimpan momen tenang.

Baca Juga: Intip Menu Andalan HOKIE HUB, Coffee Shop 24 Jam di Bogor dengan Hidangan Lengkap dan Terjangkau

Jam Buka Pancar Garden yang Cocok untuk Pecinta Cahaya

Maya datang pagi-pagi, waktu terbaik untuk memotret. Dan ternyata jam buka Pancar Garden cukup panjang membuat orang dapat memilih jam sesuai kebutuhan fotografi.

  • Pagi: cahaya lembut + kabut tipis → foto dreamy
  • Siang: warna cerah untuk foto makanan dan detail interior
  • Sore: golden hour memantul indah di kaca
  • Malam: suasana temaram cocok untuk foto mood gelap atau intim

Untuk Maya, kesempatan mengambil beragam tone foto dalam satu lokasi adalah hal jarang. Tidak banyak kafe yang menawarkan fleksibilitas cahaya sebaik ini.

Baca Juga: HOKIE HUB Bogor, Coffee Shop 24 Jam dengan Suasana Aesthetic dan WiFi Kencang

Studio Alam yang Ramah untuk Semua

Saat Maya memotret, ia melihat seorang remaja membuat video aesthetic untuk TikTok. Di meja samping, pasangan muda tertawa pelan sambil mengambil candid. Tidak jauh dari situ, seorang ibu mengabadikan anaknya yang sedang memegang daun jatuh.

Tidak ada tatapan mengganggu.
Tidak ada suasana intimidatif.
Semua orang bebas menciptakan momen.

Pancar Garden bukan hanya kafe visual, tetapi ruang kreatif yang terbuka untuk segala usia. Setiap sudutnya seperti mengundang mata kamera untuk menangkap cerita kecil yang sering terlupakan.

Baca Juga: Rooftop Paling Nyaman di Kota Hujan! Kisah Malam di Roofpark Cafe and Restaurant Bogor

Pulang dengan Cahaya di Dalam Diri

Setelah beberapa jam memotret dan menikmati minuman hangat, Maya merapikan barangnya. Ia tidak hanya membawa ratusan foto, tetapi juga sebuah rasa yang jarang ia temukan: tenang.

Ia sadar bahwa kadang, keindahan bukan tentang kemewahan.
Keindahan adalah cahaya pagi yang jatuh pelan.
Keheningan yang menenangkan.
Dan tempat yang tidak meminta apa-apa selain kehadiran kita.

Dan pagi itu, di cafe pancar garden sentul, Maya menemukan cahaya bukan hanya lewat kamera, tapi juga di dalam dirinya yang lama tidak ia rawat.

About Author

Dea

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *